Danramil 2504/Pangandaran Hadiri Hajat Laut 2026, Wujud Pelestarian Budaya dan Penguatan Nilai Keagamaan
Pangandaran, 16 Juni 2026 - Komandan Kodim 0625/Pangandaran Letkol Czi Citra Kurniawan, S.Hub.Int., M.H.I., yang diwakili oleh Danramil 2504/Pangandaran Mayor Inf M. Erwin Madiaferry, menghadiri kegiatan Hajat Laut Kabupaten Pangandaran Tahun 2026 yang mengusung tema “Budaya Terawat, Aqidah Terjaga”, bertempat di Plaza Air Mancur Pantai Timur Pangandaran, Selasa (16/06/2026).
Kegiatan Hajat Laut merupakan tradisi budaya masyarakat pesisir yang dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil laut yang melimpah sekaligus sebagai upaya melestarikan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Tahun ini, pelaksanaan Hajat Laut mengedepankan harmonisasi antara pelestarian budaya dan penguatan nilai-nilai keagamaan sesuai dengan tema yang diangkat.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para nelayan dan warga Kabupaten Pangandaran. Turut hadir Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Hj. Ida Nurlaela Wiradinata, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI periode 2014 - 2019 Ibu Susi Pudjiastuti, Bupati Pangandaran Hj. Citra Pitriyami, S.H., Plt Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto, S.I.K., M.H., Sekda Kabupaten Pangandaran Dr. H. M. Agus Nurdin, M.Pd., Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin H.M.M., serta para pejabat daerah lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mayor Inf M. Erwin Madiaferry menyampaikan bahwa TNI mendukung penuh kegiatan budaya yang memiliki nilai positif dalam mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat. Menurutnya, Hajat Laut bukan hanya menjadi tradisi masyarakat nelayan, tetapi juga sarana untuk memperkuat silaturahmi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan nilai-nilai budaya daerah tetap terjaga, sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan serta potensi maritim yang dimiliki Kabupaten Pangandaran, ” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat. Antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan tingginya dukungan terhadap pelestarian budaya daerah sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Pangandaran. Dengan terselenggaranya Hajat Laut 2026, diharapkan semangat menjaga budaya dan nilai-nilai keagamaan dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang.

Pangandaran